Kamis, 21 November 2013

#part 2-Editor dan gatekepper theory

MNC picture sendiri tidak mensyaratkan ketentuan khusus untuk menjadi seorang editor. Untuk masalah pendidikan, syarat utama adalah minimal D3. Akan tetapi hal yang paling diperhatikan adalah kemampuan dasar yang dimiliki untuk mengedit, bahkan ada lulusan sarjana ekonomi di MNC picture yang bekerja sebagai editor. Kesulitan utama menjadi seorang editor adalah mengatur masalah waktu. Kadang kala ada sebuah tayangan yang harus ditayangkan jam 7 malam namun naskah materi baru diterima jam 5. Otomatis proses pengeditan harus diselesaikan dalam waktu 2 jam saja.
Di MNC picture sendiri, editor memiliki waktu yang fleksibel untuk menjalani pekerjaannya, untuk acara-acara tertentu, ada yang sudah dikerjakan jauh sebelum hari penayangan, yang terpenting adalah 8 jam waktu kerja terpenuhi.
Untuk bekerja, editor di MNC picture diberikan ruangan khusus yang terdiri dari komputer, speaker dan perlengkapan lain.  Dengan jumlah 16 editor mereka dibagi kedalam 2 shift, yaitu shift pagi dan shift malam
Dari wawancara  bersama herry tersebut dapat disimpulkan bahwa editorlah yang bertugas untuk menentukan mana tayangan yang pantas disiarkan dan mana tanyangan yang tidak pantas untuk ditanyangkan, selain itu editor juga bertanggung jawab terhadap adanya kesalahan dalam pemgeditan. seperti munculnya adegan pornografi dan kekerasan. Dari penjelasan diatas. Kita dapat mengaitkan penjelasan ini dengan salah satu teori komunikasi massa, yaitu gatekepper theory.
Gatekepper theory menjelaskan bahwa setiap orang dari media yang dapat menghentikan atau dapat mengubah pesan ditengah jalan menuju audiens. Hal itu sejalan dengan tugas editor yang memiliki wewenang untuk menentukan mana tayangan yang dapat disiarkan dan mana tayangan yang dipotong dan dihilangkan. Editor mempunyai tanggungjawab besar karena mereka lah yang membentuk pesan yang sampai ke audiennya. Mereka juga mengambil keputusan mengenai hal-hal yang akan ditonjolkan dalam sebuah tayangan
Dan ketika gatekepper yang dalam situasi ini adalah editor melakukan kesalahan maka proses dan pesan komunikasi akan terganggu. Itulah kaitan antara gatekepper theory dengan seorang edtor. Mereka mengemban tugas besar dalam penyampaian pesan kepada audiensnya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar