Selasa, 19 November 2013

#part 2-CREATIVE THINKING-wawancara orang kreatif


Selama sesi wawancara, bapak Priadji adalah sosok yang ramah dan menyenangkan, beliau bersedia menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kami ajukan walaupun sedang menjalani rutinitas kesehariannya sebagai seorang pembuat siluet.
dari waktu-waktu selama berkunjung ke lokasi pekerjaannya juga kami mengetahui bahwa beliau adalah sosok profesional yang begitu serius menekuni pekerjaannya, terlihat dari banyaknya siluet, sketsa dan berbagai karikatur yang memenuhi seluruh kios, juga banyaknya orang yang bersedia mengantri untuk mendapatkan hasil karyanya, membuat kami yakin, bahwa sosok laki-laki yang saat ini sudah berusia 60tahun itu benar-benar sosok kreatif yang mampu memanfaatkan setiap peluang dan menjawab semua tantangan yang singgah dalam kehidupannya.
            Didampingi seorang istri yang setia mengikuti dan menemani dalam menjalani pekerjaannya, bapak Priadji terlihat begitu menikmati dan mendalami perannya sebagai pembuat siluet. dengan suara yang berat sambil terus menggunting-gunting karton hitam beliau menjawab pertanyaan kami. Mulai dari pertanyaan ringan hingga berat. Jawaban yang ia berikanpun disertai keseriusan namun juga terselip humor didalamnya.

            Kekreatifan dan kesenian memang sesuatu yang rasanya mustahil dipisahkan dari seorang bapak Priadji, dari 2 hal inilah ia menemukan dunianya, dari kedua hal ini pula, namanya kemudian melambung dan dikenal banyak orang.
Terlahir dikeluarga berdarah seni membuat priadji kecil sering diajak orangtuanya kegaleri-galeri kesenian, dari sanalah, secara tidak langsung ia dikenalkan dan kemudian diajarkan pada dunia seni.
            Meskipun lahir dan besar dikeluarga seni, dulunya pria berdarah Jogyakarta ini mempunyai keinginan lain untuk menjadi seornag pilot, keinginan yang baginya kini hanya sekedar impian massa kecil yang tidak terwujud sebab pada akhirnya sama seperti keluarganya ia memutuskan  untuk terjun kedunia seni.
           
            Perkenalan awalnya dengan siluet memunculkan sesosok nama, Yadi, temannya semasa kuliah yang begitu tergila-gila pada bidang ini, sekaligus orang yang pertama kali mengenalkannya pada siluet. dari sana ia melihat dan mulai tertarik, ketertarikan itu pada akhirnya memunculkan sebuah tantangan dan menguji sisi kekreatifannya. Siapa sangka ia berhasil menjawab tantangan tersebut dan malah menjadi besar seperti sekarang karena siluet.
Bagi Priadji, Yadi adalah seorang teman, pelopor juga sekaligus guru yang berjasa
Penting dalam kehidupan seninya, dari alumni Ikj itulah ia belajar siluet, dari dia jugalah ia berhasil menjawab tantangan dan mengerahkan sisi kreatif dalam dirinya yang mungkin tak ia temukan pada hal lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar